Minggu, 20 Maret 2016

Bellinda Risma R

Kadang lucu sama cerita hidup kita,,
Kita sama" punya latar belakang "gelap",, sama suka alat musik,, terkadang suka musik yg sama,, dan entah kenapa akhir" ini mas feeling so good dengan aktivitas yg iema lakuin,, walaupun kita punya perbedaan,, mas suka mandi,, iema ga suka hehe,, tapi dr pertama qta mulai deket,, banyak kesamaan yg pada akhir nya buat iema nyaman,,

"Nyaman" ,, ya,, kata" itu yg buat bingung,, sampe menurut iema " nyaman " itu,, menghilangkan logika dan menghilangkan murninya cinta,,

Entah apa rencana yg Dia siapkan,, dengan adanya iema ke lampung terus ketemu mas,, sampe pada akhirnya "kake" itu nge add mas,, dan sampe sekarang,,

Tapi apapun hasil yg Dia siapkan untuk kita,, pasti akan ada hikmah di setiap putusanNya,,

kalau yg Dia siapkan untuk iema adalah M Faqih Wiratama,, satu yg iema minta, berjuanglah untuk agama dan keluargamu kelak,, seperti apapun sulitnya dunia ini,,

Maaf buat perkataan yg salah, , seylamat mlm sleep tight and have a nice drim

Selasa, 09 Februari 2016

Waktu.

Sedetik waktu

Hari yg di lewati tanpa kamu rasanya begitu cepat bahkan rasanya hambar,sering aku lewati hari besar tapi tak seceria kala aku masih bersamamu.

Bersamamu?
Yeah,mungkin sedikit waktu bertemu jika di total dalam kurun waktu kita bersama dr awal hingga terahir lalu,kita memang tak d takdirkan untuk saling berpegangan kala rindu,dan mungkin hanya tersedia peluk peluk rindu itu saja.

Hari besarku tinggal menghitung hari,hari dmna aku mempunyai nama tambahan di belakangku,yg ku jalani hingga 6thn lamanya.

Di awal aku mengerjakan skripsi kau sudah tumpahkan luka di atas mimpi,aku lela,harus dengan air mata mengerjakan tugas ahir ini sendiri,aku berpacu dengan waktu yg hanya tinggal sebentar ini.

Sedetik waktu,mungkin bisa di ulang aku ingin berada dalam kesalahan,agar aku sadar kehilangan bukan pilihan.

Lalu,apa kau bersedia datang dan membawa bunga ketika aku selesai sidang? Atau datang ke wisuda ku,seperti aku datang ke wisuda mu bersama org tua mu?

Aku ingin hari itu cepat berlalu,lupakan siang itu,lupakan makan bersama di meja yg sama.
Membeli sate untuk di bawa ke hotel,mengantarkan kau mengirim paket mu malam malam.

Apakah wisuda ku seindah itu?mungkin yg tersedia hanya air mata.

Kamu tau apa yg menyedihkan dari kehilangan?adalah dmn kamu tak dapat menemukan dirimu dalam hatinya.

Minggu, 07 Februari 2016

Hari ini 7 febuari
Sore itu ketika kesepian hinggap disela sela senja,setelah aku terjaga dr lelahnya hibernasi di siang hari.

Kembali teringat rindu yg mencuat sampai mukaku pucat.

Aku tak boleh merindukan seseorang yg bukan miliku lagi.

Terbesit hati dalam semua mimpi yg pernah di jalani.

Malam ini aku larut dalam tawa,berbagi cerita pada sahabat-sahabatku yg setia menemani sepi,serta tak pula gadis di sebrang sana yg mau merelakan waktunya untuk sekedar aku bercerita tentang gundah gulana yg kurasa.

Malam ini aku menuju hotel bintang 5,bukan untuk menghabiskan malam disana atau sekedar duduk dengan para gadis malam.

Sekedar meluangkan waktu untuk sekedar melihat pertandingan sepak bola,antara chelsea dan MU,kau tau sekali aku tak ada di antara kedua itu.

Sialnya kami terlambat,sampai kami putuskan untuk menuju tmpt "nongkrong" yg asyik.

Yha kami ada di sebuah cafe.

Waktu pertandingan selesai.
Waktu menunjukan pukul 01.29

Waktunya pulang.

Setelah sekian lama lupa rasanya pulang larut,serta rintik hujan yg tak bersahabat menembus celana jeansku yg sobek dengkulnya.

*hujan akan menemaniku tidur nanti"
Pikirku dalam angan.

Jalanan lumayan masih ramai,tak seperti biasanya padahal ini hujan.

Ku tarik gas pol sepeda motorku,kali ini aku tak mengunakan motor sport ku.

Butuh waktu 15menit untuk sampai d kamar tercintaku dan menuliskan cerita.

Lama tak ada yg menyuruhkununtuk selalu bergegas pulang,walau kau tak ada disini aku merasa kau menjagaku.

Aku selalu kau jaga,sampai lupa aku untuk menjagamu.
Hingga kini,kau bersama yg lain.

Kelak aku akan menjaga pasanganku,sampai aku lupa jika aku pernah menjaga mu.

Malam semakin larut 2 botol minuman tadi cukup membuatku ingin melayang.

Terima kasih teman.

Minggu, 24 Januari 2016

Pagi

Selamat pagi.
Pagiku masih sama,terbangun terlalu siang,telat sholat subuh.begitulah aku,


pagiku masih tentang kamu,masih jelas dering telfon yg mengangguku tidur hingga aku terbangun,bayang2 itu masih ada masih jelas,bahkan sering aku terbangun tanpa telfonmu,hanya untuk membuka handphone ku,ya aku blm terbiasa untuk terbangun sendiri setelah 3thn kamu selalu ada di pagi aku.meski udh 3 bulan lebih bangun tanpa telfon drmu,aku masih bisa bangun dan sholat subuh.

Pagiku pun masih tentang kopi hitamku,kini tak ada lagi yg melarangku untuk meminum kopi pagi hari,dan tak akan pernah ada yg akan membuatkan ku susu hangat pengganti kopi ku.aku sengaja membuat kopi tanpa gula,sebab saat ku teguk kopiku aku selalu teringat kenangan yg begitu manis.

 "Saat kita kehilangan seseorang,saat itulah ia pergi bersama sejuta kenangan"

Kutipan dari sebuah film yg aku lupa judulnya apa,benar,saat kita kehilangan kita membawa kenangan masing2,sertakan pula luka yg memaksa untuk tertawa.

Pagimu akan selalu indah,akan selalu tentang masa depanmu ,tentang cita citamu yg setinggi langgit itu,semoga pagimu akan selalu begitu,hidup yg sempurna dan selalu bahagia.

Aku masih sangat menikmati pagiku,terbangun siang hari,membuat kopi dan mengisi kertas kertas kosong ini dengan cerita.

Kenapa aku memisahkan antara pagimu dan pagiku?
Karna pagi "kita" tlah berlalu.

Selamat Pagi.

Kamis, 21 Januari 2016

Maaf

"Maaf"

Satu kata yg mungkin datang terlambat,sering kali berat untuk terucap,dan tak semua org mengenal kata maaf.

Maaf , seringkali kita sadari yg memberi sudah jauh pergi, atau bahkan mati.

Bahkan kita lupa kalau kita ini manusia yg tak luput dari segala dosa serta kesalahan. Tapi mengapa kita sering lupa berkata maaf.

Jangan seperti aku ,yg terlalu lama untuk menyadari kata itu.
Dan tak akan mungkin aku ucap langsung atau sekedar say hay di media sosial,aku tak sepintar itu.

Egoku besar untuk menyadari maaf atau minta maaf,begitulah aku.

Mungkin disini disisi ku yg lain dari hati paling dalam,aku meminta maaf untuk cinta yg tak sempurna serta harap tak sesuai cita,atau luka yg terlalu menganga.

Untuk di temukan

Untuk kamu yg sudah menemukan dari segala jawaban dari segala kegagalan dan dari semua kegalauan yg pernah kamu alami,selamat atas hadirnya cinta yg mungkin terahir bagimu.

Selamat membuka lembar yg baru selamat menutup halaman yg lalu.

Satu yg perlu kau ingat,dunia tak hanya ada suka saja,kadang cinta lah yg membuatmu terluka,benci aku dengan biasa saja,lupakan aku semampu mu saja.

Bergegas untuk satu cita yg terwujud,berlari untuk memberi yg kau cintai.dan bertahan untuk segala godaan.

Dengan segala hormat,aku sebagai yg lalu turut mendoakan segala kebahagianmu,Haram bagiku untuk menganggu masalaluku.

Maafkan kelak bila kita bertemu aku tak tau malu untuk tidak mengenalmu lagi.begitulah aku dan segala egoku.

Muhammad Faqih Wiratama.

Selasa, 19 Januari 2016

Why i miss

Tersenyumlah saat kau mengingatku karena saat itu aq sangat merindukan mu.
Dan Menangislah saat kau merindukan ku karena saat itu aq tak berada di sampingmu
Tetapi pejamkan lah mata indah mu itu karena saat itu aku akan terasa ada di dekatmu
Karena aku telah beraada di hati mu untuk selamanya
Tak ada yang tersisa lagi untuk ku selain kenangan2 yang indah bersamamu.
Mata indah yang dengan nya aq biasa melihat keindahan cinta
Mata indah yang dahulu adalah milik mu
Kini semuanya terasa jauh meninggalkan ku
Kehidupan terasa kosong tanpa keindahan mu
Hati cinta dan rinduku adalah milik mu
Cintamu tak kan pernah membebaskan ku
Bagaimana mungkin aq terbang mencari cinta yang lain
Saat sayap2ku telah patah karenamu
Cintamu akan tetap tinggal bersama ku
Hingga akhir hayatku dan setelah kematian
Hingga tangan tuhan akan menyatukan kita lagi
Betapapun hati telah terpikat pada sosok terang dalam kegelapan
Yang tengah menghidupkan sinar redupku
Namun tak dapat menyinari
Dan menghangatkan perasaan ku yang sesungguhnya
Aku tidak pernah bisa menemukan cinta yang lain selain cinta mu
Karena mereka tak tertandingi oleh sosok dirimu dalam jiwaku
Kau tak kan terganti
Bagai pecahan logam mengekalkan kesunyian kesendirina dan kesedihanku
Kini aq telah kehilanganmu..